#30harimenulissuratcinta

#30harimenulissuratcinta

Rabu, 18 September 2013

iya, aku kalah. iya, kita berpisah...

aku sudah sadar, kamu sudah ingin pergi. dan aku, bahkan tidak bisa menahanmu untuk itu...

"I can't make you love me when you don't.... no.. I can't take another slow goodbye"

sayup-sayup lagu lesley roy membukam telingaku. liriknya sama, persis seperti keadaanku saat ini. nada-nadanya terdengar kuat, tapi liriknya lemah. lagi-lagi benar-benar persis seperti aku. aku membenamkan wajahku ke kasur, beberapa rintik air mata mengucur deras dari mataku. ah, cinta memang selalu hebat melukai. dia seperti sebuah pisau yang berhari-hari di asah.

aku bisa membaca semua dari sikapmu yang perlahan mulai berubah. aku mulai mencari kamu di masa lalu. kamu yang dulu punya cinta untukku. ah, lagi-lagi cinta. akhir-akhir ini, cinta jadi seperti gemuruh petir yang menyambar di kepalaku, lalu hatiku mendung, dan mataku akan mengeluarkan rintik dengan segera.

aku menatap langit-langit kamar, lalu ku lempar pada dinding-dinding dan mejaku yang hampir seluruhnya dipenuh wajah kita. sedang tersenyum, bergaya konyol, berpandangan penuh cinta. aku mematung memandanginya, rasanya ingin sekali kutarik kamu masuk ke dalam foto itu.

tapi mungkin sejatinya manusia adalah menuntut berubah. mungkin saja, itu juga yang sudah terjadi pada perasaanmu padaku

Sitting in the park, after dark, smoking cigarettes
Biting all the black off of my nails
'Cause all I ever wanted was what you took away from me
Try to make it right, but it's too late
I'm a hopeless case on the inside

And it's eating me alive

The same pain
We go around and around
But I still end up with nothing

But heartache

benar-benar tidak ada yang bisa aku lakukan kan? maksudku, aku tidak mungkin memperjuangkan kamu yang sama sekali sudah tidak berharap diperjuangkan. aku pikir semua sudah terlalu terlambat. mungkin aku pun terlambat menyadari bahwa ada sesuatu yang sebenarnya merenggang diantara kita tapi kubiarkan semua seolah tak ada apa-apa.

tidak ada sesuatu yang begitu hebat terjadi dengan hatiku ketika tahu hatimu sudah tak disini.
hanya sakit sedikit. iya, setidaknya itu kata mulutku.
iya, aku kalah. iya, kita berpisah.


dari aku yang pernah menjadi bagian hidupmu.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar