#30harimenulissuratcinta

#30harimenulissuratcinta

Sabtu, 27 Juli 2013

sederhananya begini... aku sayang kamu.

malam ini banyak hal yang ingin kusampaikan, mungkin tulisan ini terbaca sangat random dan tak jelas akan kemara arahnya, yang jelas, aku ingin bercerita malam ini.

aku menyayangimu...iya sesimple itu. aku sungguh tidak punya alasan ketika mencari namamu di "chatbox" facebook. kenapa aku bisa menyayangimu? teori nyaman? sering bersama? ah entahlah, aku tak pernah bisa benar-benar memastikannya.

aku sudah lupa kapan kamu begitu baik padaku, atau kapan kamu menunjukkan perhatianmu padaku. seiring waktu berjalan, aku mendadak suka. iya,., sesederhana itu.

mmmm.. aku mungkin tidak sadar, ketika lewat sikap kau menunjukkan agar aku berhenti dari perilaku bodoh ini, iya. sayang padamu. mungkin aku bukan tipemu? :') mungkin saja kau jauh lebih tertarik pada kriteria wanita yang sudah kau tetapkan standarnya. atau mungkin juga alam yang tidak senang dan memaksa kita menjauh? tapi untung saja, social media masih mengizinkan aku untuk sekedar mengintip facebookmu, tersenyum ketika mataku bertubrukan dengan link berpotret wajahmu, atau membaca berulang-ulang percakapan kita yang sukses membuatku jatuh cinta dan semakin sayang padamu.

aku juga tidak tau kenapa harus mengintip profile social mediamu. aku hanya suka. sayangnya tak ada informasi yang kutemukan dari sana. kau bukan tipe orang yang suka "nyampah" dan "menghambur" perasaan di social media. mmm... tidak tahukah kamu ada aku yang begitu setia mencari secuil info untuk tau bagaimana perasaan dan keadaan hatimu setiap waktu? :') kamu punya penggemar setia. aku.

kamu pernah bilang, tak ingin memiliki kekasih. bahwa sendiri lebih baik. dan kesendirianmu adalah hasil pilihan yang menurut "kacamata" kehidupanmu, itulah yang paling tepat.

asal kamu tau, sejauh apapun kamu berusaha "menghindar" atau entah apalah namanya, tidak semudah itu kamu mampu menghentikan perasaanku, juga harapanku. "sejahat" apapun kamu dengan semua yang sudah kamu lakukan, aku akan selalu menemukan sisi menarikmu yang akan terus membuatku bertahan. bahkan sampai hal terdetail, seperti,... ngg bau shampoo yang melekat begitu wangi dirambutmu. itu salah satu alasan, mengapa aku senang menyelinapkan jari-jemariku pada helai rambutmu. HA ! GILA !

persahabatan ini sebenarnya hanya kedok ku untuk mencintaimu, sayang hatimu terlalu beku untuk cepat sadar. aku tidak bisa menyerah begitu saja, aku tidak bisa meninggalkan begitu saja. sebab apa guna aku berpaling jika diam-diam aku masih akan terus berdoa pada Tuhan agar memilikimu? apa benar aku terlihat sebodoh itu?
tolonglah, ini hatiku. bukan mauku untuk jatuh cinta padamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar